Burung Layang-Layang 2

Burung layang-layang telah kembali ke barat

Musim menjadi dingin, tapi kota cahaya akan tetap hangat

Tak perlu selimut karena cumbu rayu adalah perapian

Kota yang malamnya seterang siang,

yang kegelapannya menggumpal di sudut-sudut hati penghuninya

Setiap malam, jutaan ngengat terpikat gemerlap lampu-lampu,

terbakar lalu mati..

Seorang gadis kecil bermata indah, menangisi kematian ngengat

Ia naif… Mengira itu kupu-kupu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: