Kata-Kata Bernanah

untuk Megan Meier dan korban-korban lainnya

Mata itu tertutup, sebuah nama terjerat oleh kematian. Saat lautan hanyalah satu entitas yang mendustai mata, jiwa menemukan awalnya. Kesepian, meskipun anak kandung rembulan, hanyalah kejalangan. Kata2 bernanah, terhunus dari lidah2 yang tajam. Dosa sumpah serapah mengekor gelapnya lorong2 kumuh penuh belatung. Dunia adalah kekumuhan kata2, intisari dari feses. maaf hanyalah fotocopy, cinta hanyalah debu. Rentanya amarah kata-kata tak letih menari di atas lembaran-lembaran zaman. Luka yang makin menetes dan meluluhlantakkan abdomen, menghendaki kesemwrawutan urat saraf. Sungguh serasa ada ratusan anjing melolong dalam kerumitan. Manisnya nanah, gurihnya darah menetes diantara mata dan nyawa. luka hanyalah lubang, hanyalah gerimis saat kemarau, hanyalah Keteraturan yang mengais kerunyaman. Api mendekam dalam jiwa yang palsu, menjadikan tawa adalah sekam. Dan diam-diam dunia makin trapesium membuat miring kepala2 beraspal. lembutnya nanah dan senja teraduk dalam mimpi yang tak ber-ending. Sesaat kematian menggerayangi dan menjilati. Apa kata cinta saat seutas tali melintas di kerongkongan.

Ditulis dalam puisi. Tag: , , , . 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Kata-Kata Bernanah”

  1. tonosaur Says:

    waw.. puisi yang unik..
    walau kurang ngerti maksud yang ingin disampaikan tapi saya kagum dengan penggunaan katanya..
    😯

    simpen linknya ah..
    semoga ngga hilang tulisan ini di kemudian hari..
    thanks..

    “waduh… cm coret2an kata yg ga jelas kok… mudah2an menginspirasi aja.. thx ya, comentnya… bikin sy tambah semangat bikin puisinya”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: