Aspek Medis Hipertensi Arterial

essential-hypertension1Mekanisme bagaimana tekanan darah meningkat pada hipertensi esensial telah dimengerti dengan baik. Terdapat peningkatan tahanan di seluruh tubuh terhadap aliran darah saat melewati arteriole. Pada tahap awal hipertensi, konstriksi arteriole ini dapat kembali seperti semula dengan mudah  dan selama tidur atau sebagai akibat sedasi, tekanan darah kembali normal, menunjukkan terjadinya relaksasi

arteriole. Terdapat sedikit atau tidak ada alasan untuk meyakini bahwa perubahan organik pada arteriole (selain mungkin yang terjadi di ginjal) mendahului atau berperan dalam terjadinya hipertensi pada tahap awal.

Sekarang ini telah diketahui dengan baik bahwa hipertensi pada manusia tak dapat dibedakan dari hipertensi esensial yang disebabkan oleh lesi renal unilateral dan bahwa ketika ginjal yang sakit dibuang melalui pembedahan, tekanan darah dapat kembali normal. Barker dan Walters telah mendemonstrasikan ini dengan cara yang bagus. Sayangnya, lesi renal tersebut sangat tidak biasa ditemukan pada hipertensi.

Hampir 95 persen pasien dengan hipertensi mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskuler. Penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian peningkatan tekanan darah pada keluraga dimana kedua orang tua mempunyai tekanan darah normal hanya 3 persen. Jika ada satu orang tua mempunyai hipertensi, angka kejadian hipertensi pada anak2nya adalah 28 persen dan jika kedua orang tua mempunyai hipertensi angka kejadiannya adalah 45 persen. Faktor keturunan ditunjukkan dengan baik pada penelitian Hines, yang menunjukkan bahwa substratum hipertensi diturunkan dan muncul sebelum terjadi hipertensi

Karena hipertensi disebabkan oleh meningkatnya resistensi aliran darah melewati arteriole, hal yang secara spesifik diperlukan dalam terapi medis adalah suatu pengobatan yang akan mengembalikan resistensi arteriole kembali normal dan yang tidak mengakibatkan efek samping yang berbahaya atau tidak menyenangkan. Sayangnya, pengobatan ini belum ada sekarang.

Istirahat dan pengurangan tekanan dan ketegangan saraf dianjurkan dalam penatalaksanaan pasien dengan hipertensi esensial. Umumnya, dianjurkan untuk pasien yang mempunyai hipertensi untuk mendapatkan 9 jam tidur malam, untuk berbaring selama 1 jam atau 1,5 jam pada pertengahan hari, untuk sering berlibur, untuk memperoleh pandangan filosofi yang tenang dalam hidup dan menghindari tekanan dan ketegangan saraf.

Individu yang kegemukan harus menguranginya. Pembatasan alkohol dan kopi tidak begitu mendesak kecuali yang digunakan sebagai stimulant. Merokok sangat meningkatkan tekanan darah pada banyak pasien dengan hipertensi, dan jika ini dapat didemonstrasikan dengan pasien merokok setelah tekanan darahnya mencapai nilai basal, sangat dianjurkan untuk membatasi atau menghilangkan sama sekali kebiasaan merokok.

Kesimpulannya adalah bahwa kecenderungan  kegagalan dalam menurunkan tekanan darah secara medis didukung oleh pendapat dari hampir semua yang menerapi pasien yang mempunyai tekanan darah tinggi dalam kondisi terkontrol, oleh tingginya mortalitas yang disebabkan hipertensi, dan oleh banyaknya dokter yang merujuk pasien mereka kepada dokter lain karena terapi medisnya tidak berhasil.

Jurnal kedokteran internal medicine ini ditulis oleh Edgar V. Allen, Division of Medicine, Mayo Clinic, Rochester, Minnesota. Jika anda ingin membaca artikel lengkapnya anda dapat mendownloadnya disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: