WHO : Dunia Semakin Dekat dengan Pandemi Flu Babi

swine-flu-sci-2003Dunia semakin dekat dengan pandemi flu babi dalam skala penuh, WHO memperingatkan. WHO mendeklarasikan terjadinya pandemi di seluruh dunia untuk menghindari adanya alarm yang tidak semestinya dan untuk memberikan cukup waktu bagi pengembangan pedoman khusus di masing-masing wilayah berbeda di seluruh dunia.

Ketika flu babi merebak, dunia telah siap pada fase 3 dari 6 fase sistem peringatan pandemi. Ini karena virus H5N1 flu burung telah menginfeksi manusia tetapi tidak menyebar dari orang ke orang.  

Ketika flu babi meledak april lalu, WHO dengan cepat meningkatkan level warning dari fase 4 ke fase 5 dimana telah jelas sebuah virus baru pada manusia telah menyebar dengan mudah dan meluas dari orang ke orang

 “Secara global kita berada di fase 5 dan semakin dekat dengan fase 6” Fukuda WHO interim assistant director-general for health security and environment, mengatakan dalam konferensi pers. “jelas kita tahu bahwa virus ini terus menyebar secara internasional. Terdapat sejumlah negara yang tampak dalam transisi (penyebaran infeksi luas pada level komunitas). Negara-negara itu meliputi U.K, Spanyol, Jepang, Chili, Australia.”

Ketika WHO akhirnya benar-benar mendeklarasikan pndemi global flu babi, kemungkinan level berat ringan penyakit ini akan dianggap moderate ( sedang) , tidak ringan atau berat

 “Cukup tepat untuk menyebut situasi ini moderate(sedang),” kata Fukuda. ” kita tahu infeksi ini dapat menjadi fatal pada sejumlah individu. Ini meliputi orang-orang yang mempunyai latar belakang masalah kesehatan dan wanita hamil- tetapi juga termasuk orang yang benar-benar sehat. Jadi kita mempunyai keraguan untuk tetap menyebut infeksi ini mild (ringan)

Fukuda menekankan bahwa level berat ringan pandemi ini tidak semata-mata tergantung pada virulensi virus

 “Berat ringan pandemi ini  tidak hanya dipengaruhi kualitas virus dan kemampuannya untuk membahayakan manusia, tetapi merupakan kombinasi dari virulensi dan kerentanan populasi – bagaimana virus itu akan baik berkembang pada individu dengan kondisi penyakit kronis, kemiskinan dan malnutrisi,” katanya. “dan juga ini masalah ketahanan sebuah negara, bagaimana negara tersebut mampu menghadapi penyakit ini.”

Fukuda mengatakan, WHO akan fleksibel terhadap pelevelan berat ringan pandemi ini dan dapat mengubahnya menjadi lebih berat atau lebih ringan.

Sementara ini, semua mata terpaku ke belahan selatan -terutama Chilli dan Australia —  dimana flu babi merebak di wilayah ini hanya dengan masuk dalam flu musiman normal. Pada titik awal ini, pada flu musiman mereka, kata Fukuda, dalam waktu dekat semua kasus flu akan tampak sebagai flu babi dan bukan flu musiman

“Kami akan melihatnya dengan hati-hati jika suatu jenis penyakit secara tipikal adalah flu yang tampak di belahan selatan, “kata Fukuda.”Apakah terdapat suatu perubahan dalam jumlah orang yang menjadi mengalami sakit yang serius? Akankah ada perubahan pada virus itu sendiri? Kami mengharapkan virus untuk berubah, tetapi apakah itu benar-benar akan menyebabkan perubahan dalam perilaku virus, dan antigenitas virus ( ini akan berdampak kepada pengembangan vaksin)? Kami akan memonitornya dengan hati-hati

Sumber:
Keiji Fukuda, interim assistant director-general for health security and environment, World Health Organization.
World Health Organization web site.
CDC web site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: