Apakah Kanker Bisa Dicegah? Bisa, Kata Para Ahli

kankerMeskipun banyak yang percaya bahwa orang2 tertentu memang ditakdirkan untuk menderita kanker dan tak ada yang bisa dilakukan untuk merubah nasibnya, sebenarnya tidaklah demikian, kata para ahli

Bahkan orang yang mempunyai gen yang merupakan faktor predisposisi untuk menderita jenis kanker tertentu dapat mengurangi resiko itu dengan menjalankan gaya hidup sehat, kata mereka

“Antara 27% dan 49% orang meyakini bahwa mencegah kanker merupakan hal yang tidak mungkin atau mustahil” kata Karen Collin, ahli diet dan penasihat gizi dari American Institute for Cancer Reasearch.

Namun, katanya, institute telah menemukan tiga langkah yang dapat secara dramatis berefek merubah perkembangan kanker:

  • Makan makanan yang berbahan dasar tanaman
  • Jaga berat badan yang sehat
  • Olahraga teratur

“Data jelas menunjukkan bahwa kami dapat membuat penurunan yang signifikan angka kejadian kanker dengan tiga perubahan tersebut,: kata Collin. “Kami dapat mencegah sekitar sepertiga kanker dengan perubahan ini. Dan jika anda menambahkan memantang tembakau. Yang dapat menurunkan 30% kanker, maka lebih dari setengah angka kejadian kanker sekarang ini dapat dicegah.

Dr. Virginia Kaklamani, seorang ahli onkologi dg spesialisasi kanker payudara di Northwestern Memorial Hospital in Chicago, menambahkan bahwa “berat badan yang meningkat akan meningkatkan resiko terkena kanker, dan aktifitas fisik, dengan tanpa melihat berat badannya, menurunkan resiko kanker payudara.

Institut bersama dengan World Cancer Research Fund mengeluarkan laporan, Food, Nutrition, Physical Activity and the Prevention of Cancer: A Global Perspective, yang dipersiapkan oleh tim peneliti internasional yang meneliti lebih dari 7000 penelitian di bidang kanker.

Rekomendasi mereka meliputi:

  • Berat Badan : jaga Body Mass Index (BMI) antara 21 dan 23 dan hindari penambahan berat badan pada masa dewasa. Meskipun BMI lebih dari 24,9 masih dianggap normal, angka terendah dari angka normal adalah lebih baik untuk pencegahan kanker.
  • Olahraga : melakukan aktivitas sedang – jalan cepat atau yang setara – selama sekurangnya 30 menit sehari. Idealnya, meskipun, orang dianjurkan untuk melakukan lebih dari 60 menit latihan sedang setiap hari atau 30 menit latihan lebih keras. Laporan tersebut juga menganjurkan mengurangi aktivitas yang menetap seperti menonton TV.
  • Diet : makan secara sehat. Ini artinya, diet yang terdiri dari sebagian besar makanan yang berbasis tumbuh-tumbuhan seperti buah2an, sayuran dan biji2an. Para ahli merekomendasikan menghindari sebisa mungkin makanan yang diproses dengan gula dan fast food dan membatasi mengkonsumsi daging tidak lebih dari 18 ons seminggu. Konsumsi garam juga harus dibatasi tidak lebih dari 2,4 gram garam setiap hari. Dan, laporan tersebut juga menganjurkan membatasi konsumsi alkohol hanya sekali minum sehari untuk perempuan dan dua kali minum untuk laki2
  • Suplemen : jangan menyandarkan diri padanya. Kebaikan2 yang dapat mencegah kanker diperoleh dari zat-zat gizi yang berasal dari makanan, tidak dari suplemen2. Penulis laporan tersebut menganjurkan tidak memakai suplemen.

Tetapi Collins menekankan bahwa kita perlu menyadari bahwa rekomendasi ini tidaklah sebuah dalil “seluruh atau tidak sama sekali”

“beberapa orang merasa, ‘saya begitu jauh dari berat badan yang sehat dan saya tidak akan pernah mendapatkannya, jadi buat apa mencoba?’ ” katanya. “tetapi setiap penurunan ke arah berat badan yang sehat adalah baik dan berharga”.

Dan, katanya, setiap perubahan kesehatan yang dilakukan seseorang cenderung memotivasi orang lain. “jika anda aktf dan mempunyai berat badan yang sehat, memilh makanan menjadi jelas, karena makanan yang baik akan memberi anda energi lebih untuk aktif secara fisik,” katanya

Kaklamani mengatakan bahwa dia, juga, mendorong orang untuk membuat perubahan kesehatan. Tetapi dia mengingatkan bahwa 20 persen atau lebih wanita yang mempunyai riwayat keluarga dengan kanker payudara mungkin perlu melakukannya sedikit lebih.

Penting bahwa wanita2 ini berbicara dengan dokter tentang konseling genetik karena, di samping melakukan perubahan gaya hidup yang sehat, mereka juga perlu melakukan langkah2 yang lebih agresif untuk mencegah kanker.

Kenyataannya, para ahli menekankan bahwa setiap orang dengan riwayat keluarga menderita kanker, tipe apa pun, harus memastikan dokter mereka mengetahuinya dan perlu menanyakan apakah tersedia tes untuk menilai resiko mereka menderita tipe kanker tersebut.

Sumber: Karen Collins, M.S., R.D., nutrition adviser, American Institute for Cancer Research, Washington, D.C.; Virginia Kaklamani, M.D., oncologist, Northwestern Memorial Hospital, Chicago; American Institute for Cancer Research and World Cancer Research Fund

Ditulis dalam kanker. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: