Protein Ikan Berhubungan dengan Pengendalian Tekanan Darah Tinggi, Penelitian Baru

goby-fishIlmuwan-ilmuwan kedokteran di Universitas Leicester menyelidiki bagaimana suatu spesies ikan dari samudera Pasifik dapat memberikan jawaban dalam mengatasi kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi yang diturunkan dan penyakit ginjal

Mereka memeriksa apakah ikan Goby dapat membantu peneliti untuk menemukan  gen yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Ini karena protein yang disebut Urotensin II, yang pertama kali ditemukan pada ikan, penting untuk pengaturan tekanan darah pada semua vertebrata dari ikan sampai manusia.

Penelitian ini sedang diangkat di Departemen Cardiovascular Sciences Universitas. Peneliti, Dr Radoslaw Debiec mengatakan : “Protein yang ditemukan pada ikan ini tetap dan hampir tidak berubah selama evolusi”.

“ini menunjukkan bahwa protein ini mungkin sangat penting dalam pengaturan tekanan darah dan dalam memahami latar belakang genetik dari tekanan darah tinggi.

“Tersingkapnya  rahasia penyebab genetik dari tekanan darah tinggi akan membantu dalam prediksi yang lebih baik dan pencegahan dini dari komplikasi-komplikasinya. Penelitian saya di Universitas Leicester menunjukkan bagaimana  variasi gene yang mengkoding protein yang mempengaruhi resiko terjadinya hipertensi”
Dia menambahkan:”Obat-obat yang menggunakan protein ini mungkin merupakan auatu alternatif baru bagi terapi khusus pasien-pasien dengan penyakit ginjal kronis dengan disertai tekanan darah tinggi.”

“analisa cohort yang besar pada keluarga-keluarga  terdapat bukti adanya informasi genetik yang terenkripsi pada protein melakukan perjalanan bersama dengan resiko kejadian tekanan darah tinggi lintas generasi. Lebih lanjut lagi, varian genetik yang sama yang bertanggungjawab terhadap kenaikan tekanan darah juga bertanggungjawab terhadap terjadinya penyakit ginjal kronis pada kelompok pasien ini.

“Penemuan saat ini mungkin akan berdampak pada pengembangan obat-obat penurun tekanan darah baru.”

Penelitian Dr Dabiec  disupervisi oleh Dr. M. Tomaszewski (Departemen Cadiovascular Sciences, Cardiology Group) dan Professor D.G.Lambert (Departemen Cardiovascular Sciences, Pharmacology and Therapeutics Group)

Sumber: Universitas Leicester, www. medicalnewstoday.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: