Variasi Gen Membuktikan Kompleksitas Schizophrenia dan Gangguan Bipolar

schizophreniaSejumlah total 30.000 variasi gen sekarang ini diketahui berhubungan dengan penyakit jiwa seperti schizophrenia. Selain itu, suatu pola yang sama telah ditemukan pada orang dengan gangguan bipolar, yang biasa dikenal dengan manic depresi, menunjukkan adanya suatu overlaping antara dua kondisi ini yang sebelumnya tidak dikenal.

Tiga penelitian yang dilakukan oleh suatu tim peneliti multinasional, the International Schizophrenia Consortium, the Molecular Genetics of Schizophrenia consortium dan SGENE, melakukan pemeriksaan DNA hampir 10.000 orang yang menderita schizophrenia dan sekitar 20.000 orang yang tidak mengalami gangguan tersebut. Hasil gabungan dari penelitian tersebut menetapkan bahwa terdapat 30.000 variasi gen yang berkontribusi terhadap penyakit jiwa. Penemuan penting lainnya dari analisis ini adalah bahwa schizophrenia dan gangguan bipolar berbagi pola-pola genetik yang sama yang memberikan tantangan bagi terapi dan penelitian psikiatrik saat ini yang memandang dua kelainan ini tidak berhubungan. Penelitian ini terdapat dalam Journal Nature

Para peneliti menyatakan bahwa penemuan ini membuktikan bahwa penyakit-penyakit jiwa ini jauh lebih kompleks dari pada seperti yang dipahami sebelumnya. Mereka juga menekankan bahwa data dengan jelas menunjukkan bahwa kemungkinan akan dikembangkannya jenis-jenis tes cepat untuk memprediksi penyakit ini masih jauh.

Mick O’Donovan, The London Institute of Psychiatry, salah satu anggota tim penelitian, mengatakan,” ini seperti kami mendapatkan ‘gambar menggabungkan titik-titik’, dan kita tahu ada ribuan titik yang harus digabungkan. Tetapi, kami bakan belum memiliki nomor urut mereka, sehingga kami tidak tahu bagaimana cara menghubungkannya..” O’Donovan juga menekankan bahwa akan menjadi suatu yang “benar-benar jahat” untuk menggunakan analisis ini untuk menawarkan jenis tes genetik apapun.

Para peneliti  menunjukkan bahwa meskipun wilayah penelitian sangat luas dan benar-benar menghasilkan sejumlah data penting yang sangat banyak yang akan menuntun dalam penelitian genetik penyakit jiwa, namun, tujuan akhir untuk mampu memprediksi resiko spesifik individu terhadap penyakit ini masih jauh. Menurut Pablo Geiman, North Shore University Health System Research Institute di Evanston, Illinois, yang bekerja diantara para peneliti,”kami masih jauh dari mampu untuk mengatakan kepada keluarga,’anak anda akan menderita schizophrenia atau tidak.”

Kari Stefansson, chief executive  Decode Genetics of Iceland dan co-author dari salah satu penelitian menjelaskan, “penemuan ini penting dalam mengetahui dasar biologi penyakit ini dan memungkinkan untuk kita mulai menciptakan obat yang targetnya adalah latar belakang penyebab dan tidak hanya mengobati gejala penyakitnya saja.”

Meskipun penyebab schizophrenia masih belum jelas, namun diyakini bahwa sebanyak 90% kasus adalah keturunan. Schizophrenia merupakan suatu penyakit jiwa yang kronis dan sering merusak  yang diderita sekitar 1% orang dewasa di seluruh dunia. Gejala sering muncul pada orang dewasa akhir atau awal kedewasaan, dan dapat meliputi delusi, halusinasi, paranoia dan depresi. Meskipun beberapa obat antipsikotik, seperti AstraZeneca’s Seroquel and Eli Lilly’s Zyprexa dapat meredakan gejala-gejala ini, namun tidak ada pengobatan untuk menyembuhkan penyakit ini, dan obat-obat dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Gangguan bipolar juga diderita sekitar 1% populasi. Ini merupakan penyakit yang menyebabkan perubahan mood yang extrim dari episode manik dengan energi yang sangat tinggi ke depresi, energi yang ekstrim rendah. Bermacam-macam obat digunakan untuk terapi gangguan ini, rentang obat penstabil mood dari antipsikotik sampai antidepresan. Gangguan bipolar sering diderita oleh remaja akhir atau dewasa awal. Gangguan ini dipercaya disebabkan kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan. Seperti schizophrenia, belum ada obat yang diketahui dapat menyembuhkan penyakit ini.

Sumber : http://www.healthnews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: