FDA dan Ahli Kesehatan Masyarakat Memberikan Warning terhadap Rokok Elektronik

e-cigarettesFood and Drug Administration AS (FDA) mengumumkan bahwa suatu analisis laboratorium terhadap sampel rokok elektronik menemukan bahwa terdapat karsinogen dan bahan kimia beracun di dalamnya seperti diethylene glycol, suatu bahan yang digunakan dalam antifreeze (bahan antipembekuan)

Rokok elektronik atau Electronic cigarettes disebut juga “e-cigarettes” adalah alat yang bekerja dengan batere yang biasanya berisi tabung seperti isi pulpen yang diisi dengan nikotin, bumbu dan bahan kimia lain. Rokok elekronik mengubah nikotin, yang sangat adiktif, dan bahan-bahan kimia lain menjadi uap air yang dihisap oleh pemakai.

Produk ini dipasarkan dan dijual kepada orang-orang muda dan tersedia secara online dan di mall-mall. Selain itu, pada produk ini tidak terdapat peringatan kesehatan jika dibandingkan dengan produk pengganti nikotin yang telah disetujui FDA atau rokok konvensional. Mereka juga tersedia dalam rasa yang berbeda seperti cokelat dan mint, yang disukai remaja.

Ahli kesehatan masyarakat menyatakan perhatiannya terhadap rokok elektronik  bahwa rokok elektronik dapat meningkatkan ketergantungan nikotin dan penggunaan tembakau pada remaja. Jonathan Winickoff, M.D., chair of the American Academy of Pediatrics Tobacco Consortium and Jonathan Samet, M.D., director of the Institute for Global Health at the University of Southern California, bersama dengan Joshua Sharfstein, M.D., principal deputy commissioner of the FDA, and Matthew McKenna, M.D., director of the Office of Smoking and Health for the Centers for Disease Control and Prevention mendiskusikan resiko potensial yang berhubungan dengan penggunaan rokok elektronik.

“FDA menaruh perhatian yang besar terhadap keamanan produk ini dan bagaimana produk tersebut dipasarkan ke masyarakat,” kata Margaret A. Hamburg, M.D., commissioner of food and drugs.

Karena produk ini telah diterima oleh FDA untuk dievaluasi atau disetujui, pada saat ini agensi tidak mengetahui, selain  hanya uji terbatas yang dilakukan, kadar nikotin atau jumlah atau jenis bahan-bahan kimia lain yang oleh banyak merk dari produk ini dimasukkan ke tubuh pemakainya.

The FDA’s Division of Pharmaceutical Analysis menganalisa bahan-bahan pembuatan produk ini dalam sedikit sampel dari dua merk utama rokok elektronik. Pada satu sampel, analisa FDA menemukan adanya diethylene glycol, suatu bahan kimia yang dipakai sebagai bahan anti beku yang beracun bagi manusia, dan beberapa sampel lain, ditemukan beberapa karsinogen, termasuk nitrosamine. Uji ini menunjukkan bahwa produk ini mengandung kadar yang dapat terdeteksi karsinogen dan bahan kimia dimana pemakai berpotensi terpapar.

FDA telah melakukan pemeriksaan dan menahan pengiriman e-cigarettes di perbatasan dan produk ini telah memenuhi definisi suatu kombinasi produk alat obat dibawah Federal Food, Drug and Cosmetic Act. FDA telah dihadapkan pada  masalah e-cigarettes tertentu dalam sebuah kasus yang masih tertunda di pengadilan distrik federal. Agensi juga merencanakan aktivitas lain untuk menyampaikan perhatian terhadap produk ini.

Sumber: http://www.fda.gov

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: