Beda Pelayanan

Pada suatu hari ada 2 orang pasien datang ke rumah sakit, sebut saja mereka Jono & Joni. Kebetulan keduanya datang untuk melakukan test sperma. Setelah menunggu beberapa saat dan menyelesaikan administrasi, datanglah seorang suster menemui mereka.

Jono: “Sus, saya mau tes sperma!”

Joni: “Saya juga sus!”

Suster: “Iya, udah siap ya!”

Suster: “Saudara Joni & Jono silahkan masuk..!”

(Joni & Jono membuka celananya)

Kemudian suster tersebut meng-oral anunya Joni dan menyuruh Jono untuk masturbasi. Melihat hal itu Jono protes.

Jono: “Suster, saya gak terima kenapa Joni di oral sedangkan saya hanya disuruh masturbasi!”

Suster: “Habis kamu pasien JAMSOSTEK..!”

Tangan Ketiga

Pak Ucup sudah 2 hari ini menderita susah buang air besar, kemudian dia pergi ke dokter. Sesampainya ditempat raktek dokter, Pak Ucup memberitahukan penyakit yg dideritanya kepada dokter. Pak Ucup berkata, “Dok, sudah 2 hari ini saya susah buang air besar…”. Dokter mejawab, “Baiklah sekarang bapak nungging dulu dan saya akan memasukkan obat kedalam anus bapak!”. Setelah selesai, dokter memberikan sisa obat tersebut kepada Pak Ucup untuk digunakan kembali pada malam hari. Malam harinya Pak Ucup meminta istrinya untuk memasukkan obat tersebut kedalam anusnya, tiba-tiba Pak Ucup tersentak kaget, “Astaga!!!…”. sang istri pun heran dan bertanya, “Kenapa pak??”. Pak Ucup menjawab dengan suara kesal, “Tadi siang dokter memasukkan obat kedalam anusku, tapi anehnya kedua tangannya berada diatas pundakku!!!!!”.

Bengkak

Ada seorang pasien pria berusia sekitar 30-an yang tampak gelisah dan mondar-mandir di depan Praktek dokter kelamin. Entah karena sudah tidak tahan dengan sakitnya atau karena sudah tidak sabar menunggu giliran dipanggil. Akhirnya setelah beberapa saat, tibalah namanya dipanggil untuk diperiksa.

Dokter : Selamat malam, ada yang bisa saya bantu?
Pasien : Iya, dok. tapi sebelumnaya boleh saya buka celana saya sekarang, Dok? Saya sudah tidak tahan sama sakitnya…
Dokter : Oh, Silahkan .
Pasien : Baik, tapi dokter janji gak ketawa ya, Dok..??
Dokter : (Heran)Baik… saya janji tidak akan tertawa.

Lalu Pasien tersebut membuka celananya. Ternyata “Anunya” pasien tersebut sangat kecil hanya sebesar jempol. Si dokter yang melihatnya kontan tertawa terpingkal-pingkal karena geli.

Pasien : (Cemberut) Dokter tadi kan sudah janji tidak akan tertawa…
Dokter : Oh.. maaf.. (dgn susah payah menahan tawa) Baiklah, jadi apa keluhan Saudara?
Pasien : Anu, Dok… milik saya ini sudah tiga hari ini bengkak…

Dokter akhirnya tidak kuat menahan tawanya lagi…

Dokter Anak

Suatu pagi di ruang tunggu dokter spesialis anak, telah ada tiga orang ibu-ibu dengan masing-masing anaknya sedang menunggu dokter yang belum juga datang…
Tak lama kemudian dokter anak tersebut muncul sembari memasuki ruangan dokter, ia bertanya kepada para calon pasiennya…

Dokter: “Anak ibu cantik sekali, namanya siapa ya?”

Ibu I: “Dwi pak dokter…”

Dokter: “Pasti waktu hamil, ngidamnya Duit, ya kan!”

Ibu I: “Agh… dokter bisa aja…”

Dokter: “Kalo anak ibu namanya siapa?”

Ibu II: “Dona dok…”

Dokter: “Waktu hamil, Ibu pasti doyannya cuman donat aja, ya kan????”

Ibu II: “Dokter tau aja…”

Dokter: “Kalo yang lucu ini na…”

Belum sampai pertanyaan dokter selesai, Ibu ke III dengan sangat kesal menarik tangan anaknya…

Ibu III: “TITI, ayo kita pulang!!!!…”

Dokter: ??????…

Lha… Dipatahin…?!!!

Pada suatu hari ada seorang bapak yang sedang ganti celana. Karena lupa mengunci pintu, burungnya sempat dilihat oleh anak perempuannya.

Anak perempuannya bertanya, “Pak, itu apa?”.

“Itu burung bapak!”, Jawab bapaknya.

“Burung kok enggak ada sayapnya?”, tanya anak itu lagi.

“Sayapnya patah dek! Udah pergi sana…!”, Jawab bapaknya.

Bapak itu pun langsung tidur, dan ketika ia bangun dia sudah berada di rumah sakit dengan burung yang diperban. Karena penasaran, bertanyalah bapak tersebut kepada dokter rumah sakit.

“Saya kenapa doc?”

“Burung anda patah…”, Jawab dokter.

“Bagaimana bisa??!!!…”, tanya bapak itu sambil kaget.

“Kami telah bertanya pada anak perempuan bapak. Katanya, ketika ia bermain-main dengan burung bapak, burung bapak meludahinya. Anak tersebut kemudian mematahkan leher burung dan memecahkan telurnya.”, jawab dokter.

“Apaaaaa……!!!!!!!!”

Kebiasaan Buruk

Mamat sedang mengeluhkan kebiasaan temannya Bejo kepada seorang dokter.

Mamat: “Begini dok, teman saya ini sangat suka sekali merokok, sehingga mengganggu yang lainnya. Saya sudah sering mengingatkannya akan bahaya merokok, tapi dia tetap tidak peduli. Jadi saya minta tolong sama dokter, gimana caranya biar teman saya ini berhenti merokok…”

Dokter: “Hmm… Gini aja! Mulai besok sebelum dia bangun tidur, kamu ambil semua rokoknya lalu masukan ke anusmu. Mudah-mudahan itu bisa membuatnya jera.”

Mamat: “Baik, terima kasih dok.”

Keesokan harinya, dengan penuh harapan Mamat mempraktekkan apa yang dianjurkan dokter. Satu persatu batang rokok milik Bejo dimasukan kedalam anusnya, dan itu dilakukannya setiap hari. Satu minggu kemudian Mamat datang kembali menemui si dokter.

Dokter: “Gimana? Apakah berhasil?”

Mamat: “Berhasil dok!”

Dokter: “Bagus!!”

Mamat: “Tapi saya mau minta tolong lagi sama dokter..”

Dokter: “Tolong apalagi?”

Mamat: “Dokter bisa nggak menghentikan kebiasaan saya?”

Dokter: “Kebiasaan apa??”

Mamat: “Memasukan rokok kedalam anus…”

2 Tanggapan to “Beda Pelayanan”

  1. rini wasita Says:

    Bagus banget emang blognya..kreatif dan inovatif..

    “thanks ya.. nambah semangat saya untuk terus ngeblog nih… Selamat menikmati ya…”

  2. dilla Says:

    oom…
    humornya boleh jg twh…
    hahaha
    dokter mesum…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: