Osteoporosis

Apakah osteoporosis itu?

Osteoporosis adalah suatu kondisi yang dicirikan dengan hilangnya kekerasan tulang normal, sehingga gampang patah. Osteoporosis menyebabkan tulang keropos yang menjadi lebih mudah ditekan seperti spons daripada semestinya yg keras spt batu. Kelainan kerangka ini menyebabkan kelemahan tulang dan meningkatkan resiko terjadinya patah tulang.

Tulang normal tersusun atas protein, kolagen dan kalsium yang semuanya menyebabkan tulang menjadi kuat. Tulang yang mengalami osteoporosis dapat patah hanya karena trauma yang relatif ringan yang semestinya tidak menyebabkan patah tulang (fraktur). Tulang belakang, tulang panggul, dan pergelangan tangan adalah daerah yang sering mengalami fraktur karena osteoporosis. Meskipun demikian fraktur yang terjadi karena osteoporosis bias terjadi pada tulang lain.

Apakah Gejala Osteoporosis

Kondisi osteoporosis bias tanpa gejala apapun selama bertahun2, karena osteoporosis tidak menyebabkan gejala selain fraktur. Beberapa fraktur karena osteoporosis tidak terdeteksi sampai beberapa tahun. Oleh karena itu pasien mungkin tidak merasa mengalami osteoporosis sampai mereka mengalami fraktur yang terasa sakit.

Fraktur tulang belakang dapat menyebabkan gejala seperti “sabuk” yang menyebar dari punggung ke sisi tubuh. Setelah beberapa tahun, fraktur tulang belakang yang berulang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah (LBP:Low Back Pain) yang kronis, penurunan tinggi badan, atau tulang punggung yang melengkung menyebabkan punggung bungkuk.

Fraktur yang terjadi saat melakukan aktifitas normal disebut juga fraktur trauma minimal atau “stress fracture”. Sebagai contoh, beberapa orang dengan osteoporosis mengalami stress fracture pd kaki dan tertahan saat melangkah karena sakit.

Fraktur tulang pinggul khas terjadi akibat jatuh. Dengan osteoporosis fraktur tulang pinggul dapat terjadi akibat kecelakaan yg sepele. Fraktur pinggul ini juga sulit sembuh setelah tindakan bedah karena kualitas tulang yang jelek.

Apa Akibat Osteoporosis?

Fraktur tulang karena osteoporosis bertanggung jawab atas nyeri yg sangat, penurunan kualitas hidup, hilangnya hari kerja, dan kecacatan. Lebih dari 30% penderita fraktur tulang pinggul memerlukan bantuan perawatan rumah jangka panjang. Pasien yg berusia lanjut dapat mengalami pneumonia dan bekuan darah pd vena kaki yang dapat berjalan ke paru2 (emboli paru2) sehingga memerlukan bed rest lebih lama. Dua puluh persen wanita yang mengalami fraktur pinggul akan meninggal pada tahun berikutnya sebagai akibat tidak langsung fraktur. Di samping itu, jika seseorang mengalami fraktur tulang belakang akibat osteoporosis, dia mempunyai resiko yang sangat tinggi utk mengalami fraktur lain di kemudian hari dalam waktu yang tidak lama. Sekitar 20% wanita menopause yang mengalami fraktur tulang belakang akan mengalami fraktur tulang belakang lagi pd tahun berikutnya.

Mengapa Osteoporosis merupakan Isu Kesehatan yang Penting?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: