MIOMA UTERI

Definisi

  • Neoplasma jinak yang berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yg menumpangnya

Prevalensi

  • Tidak ditemukan pada wanita belum menarche
  • Jarang sekali pd wanita sblm usia 20 th
  • Paling banyak usia 35-45 th
  • Lebih sering pada wanita nulipara atau kurang subur
  • Setelah menopause kebanyakan sarang myoma lisut, hny 10% yang masih bertumbuh
  • 2-12% dari semua pasien ginekologi yg dirawat

Patogenesis

  • Teori Cell nest atau teori genitoblast: asal mioma adalah sel imatur bukan dari selaput otot yg matur

Patologi Anatomi

  • Pembagian berdasar letak

1.       Mioma submukosum : di bwh endometrium dan menonjol ked lm rongga uterus

2.       Mioma intramural: di dinding uterus di antara serabut miometrium

3.       Mioma subserosum: tumbuh keluar dinding uterus  dan menonjol pd permukaan luar uterus, diliputi serosa

  • Mioma geburt: myoma submukosum bertangkai dan dilahirkan melalui serviks
  • Mioma intraligamenter: mioma subserosum yg tumbuh diantara kedua lapisan ligamentum latum
  • Bila myoma dibelah: gambaran spt konde/pusaran air (whorl like pattern)
  • Pseudocapsule: jaringan ikat longgar yg terdesak pertumbuhan sarang mioma
  • Dalam satu uterus rata2 ditemukan 5-20 sarang.

Perubahan Sekunder

1.       Atrofi : sesudah menopause

2.       Degenerasi hialin : mjd homogen

3.       Degenerasi kistik : mjd cair seperti agar-agar

4.       Degenerasi membatu (calcareous degeneration) : krn adanya ggn sirkulasi

5.       Degenerasi merah (carneous degeneration) : pada kehamilan dan nifas karena nekrosis subakut sbg ggn vaskularisasi

6.       Degenerasi lemak : jarang, mrp lanjutan degenerasi hialin

Komplikasi

1.       Degenerasi ganas

  • 0,32-0,6% mjd leiomiosarkoma
  • Curiga ganas bilamioma cepat membesar dan pembesaran sarang dalam menopause

2.       Torsi (putaran tangkai)

  • Torsi -> ggn sirkulasi akut -> nekrosis -> sindrom abdomen akut
  • Torsi yg perlahan tidak menyebabkan ggn akut

Gejala dan Tanda

  • Gejala tergantung:

–          Tempat sarang mioma

–          Besar tumor

–          Perubahan dan komplikasi yg terjadi

  • Gejala tsb dpt dibagi:

1.       Perdarahan abnormal

2.       Rasa nyeri

3.       Gejala dan tanda penekanan

  • Perdarahan abnormal

–          Macamnya; hipermenore, menoragia, metroragia

–          Penyebab:

1.       Pengaruh ovarium -> tjd hyperplasia endometrium sp adenokarsinoma endometrium

2.       Permukaan endometrium mjd lbh luas

3.       Atrofi endometrium diatas mioma submukosum

4.       Miometrium tdk bisa berkontraksi maximal

  • Rasa nyeri

–          Bukan gejala khas

–          Timbul krn ggn sirkulasi pd sarang mioma yg disertai nekrosis setempat dan peradangan

  • Gejala dan tanda penekanan

–          Poliuri

–          Retensio urin

–          Hidroureter dan hidronefrosis

–          Obstipasi dan tenesmia

–          Edem tungkai dan nyeri panggul

Mioma terhadap Kehamilan

1.       Infertilitas : krn sarang mioma menutup atau menekan pars interstisialis tuba

2.       Abortus : krn distorsi rongga uterus oleh mioma submukosum

3.       Menghalangi kemajuan persalinan

4.       Inersia dan atonia uteri (perdarahan pasca persalinan)

5.       Mengganggu proses involusi dalam nifas

Kehamilan terhadap Mioma

1.       Tumor membesar terutama bln2 pertama krn pengaruh estrogen

2.       Degenerasi merah

3.       Torsi mioma uteri bertangkai (jarang)

Diagnosis

  • Keluhan rasa berat dan benjolan perut bawah
  • Pemeriksaan bimanual
  • Uterus sonde (kavum uteri mjd luas pd mioma intramural
  • USG abdominal dan transvaginal

Diferensial Diagnosis

  • Mioma submukosum yg dilahirkan : inversio uteri
  • Mioma intramural : adenomiosis, khoriokarsinoma, karsinoma korporis uteri, sarcoma uteri

Pengobatan

1.       Tidak membutuhkan pengobatan : pd mioma yg kecil dan tanpa keluhan

2.       Operatif

–          Miomektomi  : pengambilan sarang miom tanpa pengangkatan uterus

–          Histerektomi : pengangkatan uterus, biasanya tindakan terpilih

a.       Total : alas an mencegah timbulnya karsinoma servisis uteri

b.      Supravaginal : hny jika ada kesukaran teknis dlm histerektomi total

3.       Radioterapi

–          Bertujuan agar ovarium tdk berfungsilg shg pasien mjd menopause

–          Dilakukan hny jika ada kontra indikasi operatif

–          Dilakukan hny jika tdk ada keganasan pd uterus

Satu Tanggapan to “MIOMA UTERI”

  1. surya Says:

    siang dok……sy divonis dokter menderita adenomiosis(mohon info ttg adenomiosis)tp ada dokter yg bilang bukan.vonis pertama adenomiosis nov’08 uk.5,6cm 2bln minum penyubur dr sinse feb’09 usg uk.uterus 101mm,april-saat ini alternatif(blm usg).krn sy ingin hamil dr.yg vonis sy adnomiosis menyuruh sy hamil di, yg satu heteroskopi dl(mhn penjelasan ttg heterskp),yg satu angkat semua.suami ada varicocele sin&dex,sdh op.th.2006 tp kondisi sperma msh jelek alias vrcclnya msh ada(bisa kambuh ato oprasinya gagal ya?)usia sy 39th suami 50th.kiara2 15th y.l sy pernah hamil tp dikuret,apa dgn kondisi kami skrg msh ada harapan punya anak? trima kasih sebelumnya jika berkenan memberi penjelasan bagi kami yg sangat membutuhkan pengetahuan ttg penyakit kami


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: